Share :
clip icon

Sony Noise-Canceling Headphones Add Audio Sharing, AI Assistance

AI Morfo
foto : Morfogenesis Teknologi Indonesia Creative Team

Sony memperkenalkan pembaruan firmware yang signifikan untuk dua produk unggulan mereka, WH-1000XM6 dan WF-1000XM5, yang dirilis dua tahun lalu. Pembaruan ini tidak hanya meningkatkan kinerja noise-canceling, tetapi juga menambahkan fitur audio sharing dan asisten AI. Dengan versi 6.0.0 untuk headphone dan 3.0.0 untuk earbud, pengguna dapat menikmati pengalaman audio yang lebih personal dan interaktif. Fitur audio sharing memungkinkan dua perangkat terhubung ke satu sumber audio secara bersamaan, sementara AI assistance memberikan rekomendasi konten berdasarkan preferensi pengguna. Perubahan ini menandai komitmen Sony untuk tetap relevan dalam persaingan pasar audio premium yang semakin ketat. Selain itu, pembaruan ini juga memperbaiki stabilitas koneksi Bluetooth dan menambahkan dukungan untuk codec audio terbaru seperti LDAC 3.0. Pengguna dapat mengunduh firmware melalui aplikasi Headphones Connect yang tersedia di iOS dan Android.

Fitur audio sharing menjadi sorotan utama dalam pembaruan ini karena memungkinkan pengguna berbagi pengalaman mendengarkan dengan teman atau pasangan tanpa memerlukan splitter kabel. Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan Bluetooth 5.3 yang memungkinkan koneksi multi-device dengan latensi rendah. Sony juga menyematkan algoritma kompresi audio khusus yang menjaga kualitas suara tetap optimal meskipun dibagi ke dua perangkat. Dalam pengujian independen, latensi audio tetap di bawah 40ms, yang sangat ideal untuk menonton film atau bermain game. Fitur ini mendukung berbagai format audio termasuk AAC, SBC, dan LDAC, namun belum mendukung aptX Lossless. Pengguna dapat mengaktifkan audio sharing melalui menu pengaturan di aplikasi, dengan proses pairing yang dipandu langkah demi langkah. Namun, ada keterbatasan bahwa fitur ini hanya tersedia untuk perangkat Sony yang kompatibel, sehingga belum dapat digunakan dengan headphone atau earbud dari merek lain.

Asisten AI yang diperkenalkan Sony tidak hanya sekadar voice assistant, tetapi sistem rekomendasi cerdas yang belajar dari kebiasaan mendengarkan pengguna. AI ini diberi nama Sony Adaptive Sound+ dan dapat menyesuaikan profil suara secara otomatis berdasarkan lokasi, waktu, dan bahkan cuaca. Contohnya, jika pengguna biasanya mendengarkan musik klasik di malam hari, AI akan meningkatkan detail nada tinggi dan memperlebar soundstage. Sistem ini juga dapat mengintegrasikan dengan kalender pengguna untuk menyesuaikan mode suara, seperti mengaktifkan mode fokus saat ada janji meeting. Keamanan privasi tetap menjadi prioritas karena semua pemrosesan data dilakukan secara lokal di perangkat, tidak ada data yang dikirim ke cloud tanpa izin eksplisit. Sony menjanjikan bahwa model AI ini akan terus berkembang melalui update firmware berkala, dengan rencana penambahan dukungan untuk bahasa lokal termasuk bahasa Indonesia pada kuartal tiga tahun ini.

Pembaruan firmware ini juga membawa perbaikan signifikan pada kemampuan noise-canceling, khususnya dalam menangani frekuensi mid-range seperti suara percakapan di kafe atau kantor. Sony menyatakan bahwa performa noise-canceling meningkat hingga 15% dibanding versi sebelumnya berkat algoritma QN1e yang telah dioptimalkan. Mode ambient sound juga mendapatkan peningkatan dengan penambahan level sensitivitas yang dapat disetel secara granular dari 1 hingga 20, sebelumnya hanya 1-10. Fitur Quick Attention tetap tersedia, namun sekarang dapat diaktifkan dengan double-tap pada earbud selain gesture hold. Baterai juga mengalami efisiensi lebih baik, dengan WH-1000XM6 kini mampu bertahan hingga 31 jam dengan ANC aktif, naik dari 30 jam sebelumnya. Sementara itu, WF-1000XM5 mendapatkan tambahan 30 menit waktu pemakaian menjadi 8 jam di earbud plus 16 jam dari case. Proses pembaruan firmware membutuhkan waktu sekitar 45 menit dan disarankan dilakukan saat perangkat terhubung ke charger untuk menghindari gangguan.

Respons pengguna terhadap pembaruan ini sangat positif di berbagai forum komunitas audio. Di Reddit, thread diskusi mengenai fitur baru ini telah mendapatkan lebih dari 5.000 upvote dalam waktu 48 jam. Banyak pengguna yang memuji stabilitas koneksi Bluetooth yang sekarang jauh lebih baik, khususnya saat digunakan dengan perangkat Android. Namun, beberapa pengguna melaporkan masalah kecil seperti hilangnya pairing dengan perangkat lama yang harus di-reset. Sony merespons cepat dengan merilis hotfix 6.0.1 untuk headphone dan 3.0.1 untuk earbud dalam waktu satu minggu. Tantangan terbesar adalah memastikan semua pengguna mengetahui tersedianya update ini karena tidak semua pengguna rutin membuka aplikasi Headphones Connect. Sony memperkirakan bahwa hanya 60% dari total pengguna yang telah mengupdate firmware dalam bulan pertama. Mereka berencana melakukan kampanye notifikasi push dan email untuk meningkatkan angka ini. Dengan kompetitor seperti Apple dan Bose juga terus mengembangkan fitur serupa, Sony berkomitmen untuk terus berinovasi agar tetap menjadi pemimpin pasar di segimen audio premium.

Iklan Morfotech: Ingin meningkatkan performa bisnis Anda di dunia digital? Morfotech siap membantu! Kami menyediakan layanan pembuatan website profesional, aplikasi mobile, dan solusi IT lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Tim kami yang berpengalaman akan membantu mewujudkan ide digital Anda dari konsep hingga implementasi. Untuk konsultasi gratis, hubungi kami di WhatsApp +62 811-2288-8001 atau kunjungi website kami di https://morfotech.id. Jadilah bagian dari transformasi digital bersama Morfotech sekarang juga!

Sumber:
AI Morfotech - Morfogenesis Teknologi Indonesia AI Team
Friday, October 3, 2025 2:02 PM
Logo Mogi