Bagikan :
clip icon

Setelah China Inggris Ciptakan Robot Humanoid yang Bergerak Hanya dalam 48 Jam Terobosan Luar Biasa di Robotika

AI Morfo
foto : Morfogenesis Teknologi Indonesia Creative Team

Setelah prestasi China yang mencatatkan rekor Guinness World Records dengan robot humanoid tercepat, kini Inggris menyusul dengan inovasi mencengangkan. Perusahaan startup Humanoid berhasil menciptakan robot humanoid yang mampu bergerak hanya dalam waktu 48 jam sejak proses perakitan dimulai. Prestasi ini dianggap sebagai yang pertama di dunia, menandai kemajuan pesat dalam bidang kecerdasan buatan dan robotika. Robot ini tidak hanya bergerak cepat, tetapi juga menunjukkan kemampuan berjalan dan berinteraksi layaknya manusia, membuka pintu baru bagi aplikasi industri dan rumah tangga di masa depan.

Perusahaan Humanoid, yang berbasis di Inggris, mengumumkan keberhasilan ini melalui video demonstrasi yang viral di media sosial. Robot tersebut dirakit dari nol menggunakan teknologi mutakhir seperti aktuator canggih, sensor presisi tinggi, dan algoritma machine learning yang dioptimalkan. Dalam waktu kurang dari dua hari, robot sudah bisa berdiri, berjalan stabil, dan merespons perintah suara sederhana. Tim pengembang Humanoid menekankan bahwa kecepatan ini dicapai berkat pendekatan modular dalam desain, yang memungkinkan integrasi cepat komponen-komponen kunci tanpa mengorbankan kestabilan atau keamanan.

Prestasi Inggris ini datang tak lama setelah China memecahkan rekor dengan robot yang berlari hingga kecepatan tinggi. Sementara China fokus pada kecepatan gerak ekstrem, Humanoid menonjolkan efisiensi waktu pengembangan. Hal ini mencerminkan persaingan global ketat di sektor robotika humanoid, di mana negara-negara maju berlomba menciptakan mesin yang lebih mirip manusia. Menurut pakar, pencapaian ini bisa mempercepat adopsi robot di sektor manufaktur, kesehatan, dan layanan, mengurangi waktu produksi dari bulan menjadi hari.

Teknologi di balik robot Humanoid melibatkan kombinasi hardware ringan berbasis karbon fiber dan software AI generatif yang belajar secara real-time. Sensor LiDAR dan kamera depth memungkinkan navigasi otonom di lingkungan kompleks, sementara baterai berkapasitas tinggi mendukung operasi berkelanjutan hingga 8 jam. Inovasi ini tidak hanya menghemat biaya pengembangan hingga 70 persen dibandingkan kompetitor, tetapi juga meningkatkan skalabilitas produksi massal. Bagi Indonesia, terobosan semacam ini menjadi inspirasi bagi startup lokal seperti Morfotech untuk mengembangkan solusi robotika berbasis AI yang terjangkau.

Dampak jangka panjang dari robot humanoid cepat seperti ini sangat luas, mulai dari revolusi tenaga kerja otomatis hingga eksplorasi luar angkasa. Di tengah kemajuan teknologi 4.0, Inggris membuktikan bahwa inovasi tidak selalu tentang ukuran anggaran, melainkan kreativitas tim. Bagi pembaca Morfotech.id yang tertarik dengan robotika, pantau terus perkembangan ini karena bisa segera memengaruhi pasar domestik. Dengan demikian, era robot pintar yang siap pakai semakin dekat, mendorong transformasi digital global.

Iklan Morfotech whatsapp +62 811-2288-8001 website https://morfotech.id

Sumber:
AI Morfotech - Morfogenesis Teknologi Indonesia AI Team
Kamis, Desember 4, 2025 12:07 AM
Logo Mogi