Saham Asia Melorot karena Aksi Ambil Untung Sektor Teknologi, Tiongkok Tetap Tampil Optis Berkat AI Dalam Negeri
Pasar Asia berakhir beragam pada perdagangan Senin dengan sentimen negatif yang dominan, terutama dipicu oleh aksi ambil untung yang cukup agresif pada saham-saham teknologi Jepang yang sebelumnya berhasil mencatatkan rekor kenaikan. Indeks Nikkei 225 Tokyo merosot 1,8% ke level 38.765 poin, tertekan oleh penurunan saham SoftBank Group sebesar 3,2% dan Advantest yang turun 4,1%. Investor tampaknya memilih untuk merealisasikan keuntungan setelah rally besar-besaran yang berlangsung sejak awal Juli, yang telah mendorong sektor teknologi Jepang naik lebih dari 15%. Di Korea Selatan, Kospi ikut turun 0,9% didorong oleh penurunan Samsung Electronics 1,4% dan SK Hynix yang anjlok 2,3%. Sentimen negatif ini juga berimbas ke bursa Australia, dengan ASX 200 melemah 0,6%, serta Hong Kong, di mana Hang Seng turun 0,4%. Beberapa faktor yang mendorong aksi ambil untung ini termasuk kekhawatiran akan valuasi yang dianggap sudah terlalu tinggi, prospek pengetatan kebijakan moneter dari bank-bank sentral global, serta risiko geopolitik yang masih menggantung. Para analis mencatat bahwa volume perdagangan pada saham teknologi mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir, menandakan tingginya minat jual dari investor institusional maupun retail.
Sementara itu, Tiongkok menunjukkan performa yang sangat kontras dengan negara-negara tetangganya, di mana indeks Shanghai Composite justru naik 0,6% dan Shenzhen Component meroket 1,2%. Optisme yang menguat terhadap sektor kecerdasan buatan dalam negeri menjadi katalis utama, terutama setelah muncul berbagai kemajuan signifikan dari perusahaan-perusahaan lokal. Beberapa hal yang mencuatkan kekuatan Tiongkok dalam bidang AI antara lain: kemunculan model bahasa besar baru dari Baidu, yaitu ERNIE 4.0 yang diklaim mampu bersaing dengan GPT-4; peluncuran chip AI generasi terbaru dari Huawei, Kirin 9000S, yang menandakan kemajuan dalam konsistensi supply chain domestik; serta kerja sama strategis antara Alibaba Cloud dan berbagai perusahaan pemula AI untuk mengembangkan ekosistem yang terintegrasi. Pemerintah Tiongkok pun turut berperan aktif dengan mengumumkan rencana investasi sebesar 1 triliun yuan untuk pengembangan infrastruktur AI hingga tahun 2026, termasuk pembangunan pusat data, komputasi awan, dan jaringan 5G yang lebih cepat. Investor lokal dan asing tampak percaya bahwa Tiongkok memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing, terutama dalam konteks persaingan teknologi dengan Amerika Serikat.
Pasar komoditas juga menunjukkan dinamika yang menarik pada perdagangan hari ini, dengan emas berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,8% ke level $2.520 per troy ounce, didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya. Indeks Dolar AS turun 0,3% ke level 101,2, membuat emas lebih menarik bagi investor non-dolar. Beberapa faktor yang mendorong kenaikan emas mencakup: ekspektasi adanya pelonggaran kebijakan moneter dari Federal Reserve, meningkatnya permintaan safe haven akibat ketidakpastian geopolitik, serta realokasi portofolio dari aset berisiko ke aset safe haven. Di sisi lain, minyak mentah Brent turun 1,2% ke $77,8 per barel, sementara minyak WTI melemah 1,4% menjadi $74,2 per barel. Penurunan harga minyak dipicu oleh beberapa faktor, termasuk kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan ekonomi global, kenaikan stok minyak AS dalam beberapa pekan terakhir, serta sinyal bahwa OPEC+ mungkin akan melonggarkan kuota produksi mulai Oktober 2024. Bursa berjangka minyak mencatat peningkatan volume perdagangan hingga 15% di atas rata-rata harian, menandakan tingginya aktivitas hedging dari produsen dan konsumen minyak.
Investor kini berfokus pada serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis minggu ini, yang diperkirakan akan memberi petunjuk penting mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve. Beberapa data kunci yang akan dipantau mencakup: laporan ketenagakerjaan Non-Farm Payroll pada Jumat, yang diprediksi menunjukkan penambahan 160.000 pekerjaan bulan Agustus; Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM, yang diperkirakan sedikit meningkat ke level 48,2 dari 47,9 sebelumnya; klaim pengangguran mingguan yang menjadi indikator fluktuasi pasar tenaga kerja; serta catatan risalah pertemuan terakhir Federal Reserve yang akan memberikan wawasan lebih dalam mengenai pola pikir para pejabat. Para analis memperkirakan bahwa kombinasi data ini akan sangat menentukan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 atau 50 basis poin pada pertemuan FOMC September. Pasar berjangka saat ini memperkirakan probabilitas 70% untuk pemangkasan 25 bps, dengan kemungkinan 30% untuk pemangkasan yang lebih agresif 50 bps.
Perseteruan politik di Amerika Serikat semakin memanas menjelang pemilihan presiden November 2024, dengan keputusan pengadilan federal menjadi sorotan utama. Pengadilan banding federal baru-baru ini membatalkan kebijakan tarif impor Trump terhadap beberapa produk dari Cina, dengan alasan bahwa administrasi sebelumnya tidak mematuhi prosedur yang benar dalam implementasi kebijakan tersebut. Putusan ini memiliki implikasi signifikan, termasuk: kemungkinan penurunan biaya impor untuk perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang menggunakan bahan baku dari Cina, potensi kenaikan marjin keuntungan untuk sektor manufaktur dan teknologi, serta tekanan politik terhadap kandidat-kandidat presiden untuk merumuskan kebijakan perdagangan yang lebih jelas dan komprehensif. Para pelaku pasar juga memantau perkembangan terkait investigasi terhadap anak perusahaan TikTok, serta rencana regulasi baru terhadap sektor teknologi besar. Volatilitas indeks VIX yang mencerminkan ketidakpastian pasar terhadap politik Amerika Serikat melonjak 8% ke level 16,2, menandakan kenaikan permintaan proteksi terhadap risiko politik.
Apakah bisnis Anda sedang mencari solusi teknologi yang dapat mengubah cara Anda beroperasi? Morfotech hadir sebagai mitra transformasi digital terpercaya dengan layanan lengkap mulai dari pengembangan perangkat lunak custom, integrasi AI, hingga konsultasi IT strategis. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun melayani 500+ klien nasional dan internasional, tim ahli kami siap membantu Anda mencapai efisiensi maksimal dan pertumbuhan berkelanjutan. Hubungi kami sekarang di +62 811-2288-8001 atau kunjungi website https://morfotech.id untuk konsultasi gratis dan penawaran spesial bulan ini!